Showing posts with label versus. Show all posts
Showing posts with label versus. Show all posts

Sunday, September 14, 2014

Perbedaan iPhone 5S dan iPhone 6


Desain
iPhone 6: Curved alumunium, bodi 6.8 milimeter, NFC.
iPhone 5S: Alumunium, ketipisan 7,6 milimeter.

Soal desain memang tak ada perubahan berarti. Kecuali memang kini, iPhone 6 lebih memanjang dengan ukuran 4,7 inch sementara iPhone 5S di 4 inch. Sedikit membesar, tapi khas Apple masih enak digenggam.

iPhone 6 semakin elegan, karena di sisi pinggirnya mendapatkan lapisan alumunium. Semakin membuatnya terlihat kokoh.


Walau lebih memanjang, iPhone 6 masih lega bila dimasukan ke dalam kantong celana karena smartphone Apple ini mempunyai tingkat ketipisan hingga 6.8 milimeter. Bandingkan dengan iPhon 5S yang tak lebih dari 7.5 milimeter.

Baik iPhone 5S dan iPhone 6 sama-sama mempunyai fitur Touch ID di bagian tombol home-nya. Pembeda besar adalah, iPhone 6 sudah dibenamkan NFC untuk pertama kalinya.



Layar
iPhone 6: 4.7 inch, Retina HD LCD Ion Strengthened glass
iPhone 5S: 4 inch, Retina Display IPS LCD.

Soal ukuran antara iPhone 5S dan iPhone 6 memang berbeda. Bagaimana dengan resolusi layarnya? 

Mari kita telisik. iPhone 6 mempunyai resolusi 1134x750 pixel sementara iPhone 5S 1136x640 pixel. Bisa disimpulkan, soal tingkat ketajaman dan kecerahan keduanya masih bisa diadu dengan hasil tak jauh berbeda.



iPhone 6 bisa lebih unggul karena dipasangkan dengan teknologi layar bernama Retina HD, yang diklaim lebih bagus dari Retina Display yang ada di iPhone 5S.

Sementara soal bahan yang digunakan nyaris sama, yakni LCD dan IPS LCD. Namun, iPhone terbaru menggunakan Ion Strengthened glass yang membuatnya jauh lebih kuat.

CPU dan RAM
iPhone 6: Apple A8 20nm
iPhone 5S: Apple A7 dual-core 1.3GHz, 64-bit, 1GB RAM

iPhone 5S menyesap tenaga melalui prosesor A7 yang mempunyai spesifikasi dua core, 1.3GHz, 64-bit dan RAM 1 GB. Di penerusnya ada prosesor A8, walaupun belum diketahui berapa 'besarannya'.

Kendati belum diketahui spesifikasi prosesor A8 50% jauh lebih efisien dibandingkan A7. Sementara CPU melaju lebih kencang 25% bila disandingkan dengan versi sebelumnya.

Sunday, October 27, 2013

Perbandingan Langsung BlackBerry Messenger ( BBM ) dan WhatsApp


1. Pengiriman pesan. Pengguna BBM tentu akrab dengan notifikasi berbentuk huruf kecil "D" yang menunjukkan bahwa pesan telah terkirim ke perangkat tujuan dan "R" yang berarti pesan telah dibaca oleh pengguna tertuju.

Lantas, bukankah WhatsApp memiliki mekanisme serupa berupa tanda centang? Tidak juga. Tanda centang satu kali pada WhatsApp semata-mata menerangkan bahwa pesan telah terkirim ke server. Sementara tanda centang dua kali menyatakan bahwa pesan telah terkirim ke perangkat tujuan, bukan sudah dibaca oleh penerima.

Informasi mengenai hal tersebut diterangkan dengan gamblang oleh WhatsApp sendiri di situs resminya. Jadi, BBM masih memiliki kelebihan dalam hal kejelasan status pesan terkirim.

2. Privasi dan cara " invite ". Disinilah letak salah satu perbedaan mendasar antara WhatsApp dan BBM.

Mekanisme invitation berdasarkan nomor telepon pada WhatsApp sangat mudah digunakan karena pengguna bisa langsung mengirim pesan ke pengguna lain di daftar kontak yang sama-sama menggunakan WhatsApp, tanpa perlu repot mengirim "undangan" dan menunggu persetujuan.

Di sisi lain, kelebihan tersebut sekaligus menjadi kelemahan WhatsApp karena nomor telepon pengguna jadi tersebar ke mana-mana. Siapa pun yang memiliki nomor tersebut bisa mengirim pesan dan mengundang pengguna ke dalam grup tanpa butuh izin.

Pengguna memang bisa memblokir kontak yang tidak diinginkan, tetapi hal ini bisa menimbulkan situasi tidak mengenakkan antar-kedua orang.

BBM—termasuk versi Android dan iPhone—menggunakan mekanisme berbasis PIN dan membutuhkan pengiriman undangan dan otorisasi sebelum pengguna bisa mengirim pesan ke perangkat tujuan.

Hal ini memang membantu melindungi privasi, tapi sayangnya agak merepotkan karena pengguna tak bisa langsung menggunakan nomor telepon yang sudah ada di daftar kontak, tetapi harus mengirim undangan terlebih dahulu.

3. Berbagi "file". Baik BBM maupun WhatsApp mampu mengirim informasi kontak, lokasi, berikut gambar dan voice note.

Tak seperti WhatsApp, grup dalam BBM hanya bisa mengirim gambar, meski bisa ditambahi caption dan komentar. Tetapi, para anggota BBM Group bisa berbagi jadwal event dan kalendar.
BBM mendukung hingga 30 anggota dalam sebuah grup, sementara batas yang diberlakukan WhatsApp lebih longgar, mencapai 50 kontak.

Salah satu fitur BBM yang belum ada di versi iPhone dan Android adalah BBM Channel yang memungkinkan pengguna menjadi pengikut sebuah channel yang menyiarkan segala macam konten.

Mekanisme tersebut mirip dengan Twitter, tetapi memiliki perbedaan dalam hal privasi karena pengguna tidak bisa melihat channel mana yang diikuti oleh pengguna lain. Fitur ini rencananya bakal ditambahkan di BBM untuk iPhone dan Android di kemudian waktu, bersama dengan fungsi voice dan video chat.

4. "Emoticons" dan personalisasi. BBM menyediakan pilihan emoticon standar sebanyak 90 buah, sementara WhatsApp jauh lebih bervariasi dengan 189 emoticon yang bisa dipilih.

BBM memang menyediakan sekitar 600 " emoticon tersembunyi " yang bisa diakses menggunakan kode tertentu, tetapi hal ini merepotkan harena harus dihafal atau dikelola oleh aplikasi lain.

Soal personalisasi, pengguna WhatsApp bisa menggunakan wallpaper berbeda untuk tiap window chat. Kemampuan ini tak disediakan oleh BBM.

Keterangan status di BBM bisa diatur agar menampilkan status custom dan musik yang sedang didengarkan, serta tersambung dengan sejumlah aplikasi, seperti Foursquare sehingga dapat turut memasukkan update informasi dari aplikasi yang bersangkutan.

5. Notifikasi. Baik BBM maupun WhatsApp bisa memberi notifikasi pesan masuk lewat kedipan lampu perangkat, getaran, dan suara. BBM memiliki action " Ping " yang khas untuk mengingatkan penerima agar membaca pesan.