Saturday, July 5, 2014
Friday, July 4, 2014
7 Tips Aman Menjaga Password
1. Jangan Pernah Mengunakan Default Password
Default password adalah password yang kita dapat pertama kali. Password standar ini sebaiknya memang harus cepat diganti karena sangat rentan. Pasalnya, default password dapat dicari dengan mudah di google search, bahkan di situ tercantum nama alat/ gadget, type dan default password terpampang dengan mencolok di beberapa situs vendor pembuatnya. Terkadang administrator takut lupa dengan mengubah-ubah default password yang ada, sehingga seorang penyusup dapat langsung mengambil alih sistem dengan default password.
2. Tidak Memakai Password Hint
Terkadang kita takut lupa dengan password yang sudah kita entry ke dalam sistem/ account, sehingga kita perlu membuat sebuah pengingat bila kita lupa dengan password tersebut. Nah, pengingat ini disebut password Hint, bila kita membuat pertanyaan dengan password hint ini, maka dengan cepat kita dapat mengingat kembali password yang lupa tersebut. Begitu juga dengan para hacker, mereka akan mencoba-coba dengan menebak password kita dengan berbagai pertanyaan di password hint, password tersebut akan tertebak bila pertanyaan yang tertera di password hint dapat dijawab oleh si penebak password.
3. Tidak Menuliskan Password
Pemilik password sering kali takut lupa dengan password yang telah dimasukkan, sehingga pemilik password akan menuliskan berbagai user ID dan password nya ke dalam media lain seperti notebook, notepad, password folder, buku, handphone dan lain-lainnya. Hal ini juga cukup rentan bocor. Mengapa rentan? Karena bila berbagai peralatan tersebut hilang, maka semua informasi tentang user ID dan password tersebut cepat atau lambat akan diketahui oleh si pencuri gadget yang hilang.
4. Menggunakan Password yang Kuat
Pemilik password seringkali menggunakan password yang pendek saja, kalau saja bisa lebih pendek dari 3 karakter, maka user tersebut akan memberikan password yang pendek. Semakin panjang sebuah password, maka akan semakin kuat keamanan password tersebut. Password yang kuat dapat dibuat dengan kombinasi angka dan huruf, bahkan berbagai karakter yang lain. Beberapa admin saat ini menggunakan password yang cukup panjang, ditambah dengan enkripsi seperti PGP key dan lainnya, sehingga cukup sulit untuk dapat menebak password tersebut.
5. Sering-seringlah Mengubah Password
Pemilik password sebaiknya secara berkala mengubah password untuk autentikasi tersebut, semakin sering password berubah semakin baik, karena semakin sulit si penebak password menjebol account kita. Perubahan terhadap password tergantung si pemilik, bisa seminggu, sebulan, tiga bulan sekali dan lainnya.
6. Tidak Memakai Password yang Sama pada Beberapa Account
Pemilik password kadang sering lupa dan sering membuat account yang cukup banyak, sehingga mereka setiap membuat account baru menggunakan user ID yang sama dan password yang sama, ini sangat rentan dan bahaya. Karena satu account tembus password ini, maka semua account akan dapat diambil oleh sang hacker.
7. Menggunakan Manajemen Password
Untuk membantu mengingatkan kembali berbagai password dan berbagai account, seringkali kita sangat kesulitan, tapi tidak perlu khawatir karena sudah banyak saat ini aplikasi untuk membantu menata password kita. Aplikasi ini dapat didownload secara gratis dari internet maupun berbayar, sehingga berapapun account kita dan berapapun password kita dapat dengan mudah untuk diingat dan dibuka kembali, tentu saja untuk membukanya dengan metode enkripsi juga.
Default password adalah password yang kita dapat pertama kali. Password standar ini sebaiknya memang harus cepat diganti karena sangat rentan. Pasalnya, default password dapat dicari dengan mudah di google search, bahkan di situ tercantum nama alat/ gadget, type dan default password terpampang dengan mencolok di beberapa situs vendor pembuatnya. Terkadang administrator takut lupa dengan mengubah-ubah default password yang ada, sehingga seorang penyusup dapat langsung mengambil alih sistem dengan default password.
2. Tidak Memakai Password Hint
Terkadang kita takut lupa dengan password yang sudah kita entry ke dalam sistem/ account, sehingga kita perlu membuat sebuah pengingat bila kita lupa dengan password tersebut. Nah, pengingat ini disebut password Hint, bila kita membuat pertanyaan dengan password hint ini, maka dengan cepat kita dapat mengingat kembali password yang lupa tersebut. Begitu juga dengan para hacker, mereka akan mencoba-coba dengan menebak password kita dengan berbagai pertanyaan di password hint, password tersebut akan tertebak bila pertanyaan yang tertera di password hint dapat dijawab oleh si penebak password.
3. Tidak Menuliskan Password
Pemilik password sering kali takut lupa dengan password yang telah dimasukkan, sehingga pemilik password akan menuliskan berbagai user ID dan password nya ke dalam media lain seperti notebook, notepad, password folder, buku, handphone dan lain-lainnya. Hal ini juga cukup rentan bocor. Mengapa rentan? Karena bila berbagai peralatan tersebut hilang, maka semua informasi tentang user ID dan password tersebut cepat atau lambat akan diketahui oleh si pencuri gadget yang hilang.
4. Menggunakan Password yang Kuat
Pemilik password seringkali menggunakan password yang pendek saja, kalau saja bisa lebih pendek dari 3 karakter, maka user tersebut akan memberikan password yang pendek. Semakin panjang sebuah password, maka akan semakin kuat keamanan password tersebut. Password yang kuat dapat dibuat dengan kombinasi angka dan huruf, bahkan berbagai karakter yang lain. Beberapa admin saat ini menggunakan password yang cukup panjang, ditambah dengan enkripsi seperti PGP key dan lainnya, sehingga cukup sulit untuk dapat menebak password tersebut.
5. Sering-seringlah Mengubah Password
Pemilik password sebaiknya secara berkala mengubah password untuk autentikasi tersebut, semakin sering password berubah semakin baik, karena semakin sulit si penebak password menjebol account kita. Perubahan terhadap password tergantung si pemilik, bisa seminggu, sebulan, tiga bulan sekali dan lainnya.
6. Tidak Memakai Password yang Sama pada Beberapa Account
Pemilik password kadang sering lupa dan sering membuat account yang cukup banyak, sehingga mereka setiap membuat account baru menggunakan user ID yang sama dan password yang sama, ini sangat rentan dan bahaya. Karena satu account tembus password ini, maka semua account akan dapat diambil oleh sang hacker.
7. Menggunakan Manajemen Password
Untuk membantu mengingatkan kembali berbagai password dan berbagai account, seringkali kita sangat kesulitan, tapi tidak perlu khawatir karena sudah banyak saat ini aplikasi untuk membantu menata password kita. Aplikasi ini dapat didownload secara gratis dari internet maupun berbayar, sehingga berapapun account kita dan berapapun password kita dapat dengan mudah untuk diingat dan dibuka kembali, tentu saja untuk membukanya dengan metode enkripsi juga.
Thursday, July 3, 2014
Ngecas Sambil Tidur ? Boleh ?
Setelah digunakan seharian, seringkali gadget di-charge ( cas ) dan ditinggal tidur semalaman. Harapannya, agar pada saat bangun keesokan paginya, gadget siap digunakan lagi. Namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan mengenai kebiasaan ini.
Ada perangkat yang menerapkan standar baru, sehingga akan memutus arus ketika penuh dan mulai langsung menggunakan arus untuk smartphone, sehingga arus listrik tak akan berpengaruh lagi.
Di sisi lain, ada juga perangkat yang bisa mengalihkan arus dari menggunakan baterai menjadi arus langsung dari listrik. Sedangkan baterai yang sudah penuh akan ' idle' , sampai kabel charger dicabut.
“Pada produk dengan teknologi agak lama, saat ditinggal tidur, ketika pengisian baterai sudah penuh, device akan menstop arus, kemudian menggunakan daya dari baterai.
Hanya saja, ketika daya baterai mulai berkurang karena tetap dipakai menangkap sinyal, update, idle dan lain-lain, setelah sekian persen, katakan 95% maka arus listrik diterima lagi untuk mengisi baterai sampai penuh kembali, dan kejadian ini akan terus berulang.
“Kebanyakan kita menggunakan baterai lithium-ion atau lithium-polymer. Baterai tipe ini walau tidak memiliki memori efek seperti baterai Ni-Cd jaman dulu, tetapi memiliki waktu siklus. Siklus ini ketika sudah dilampaui, misalnya 500 cycle atau 1.000 cycle ( setelah di cas 500 atau 1000 kali ), kemampuan baterai untuk menyimpan kapasitas maksimum akan menurun.
Siklus ini dipengaruhi seberapa sering kita mencolokkan charger. Misalnya kalau kita sehari men-charge sekali, diperkirakan setelah 1 tahun lebih baru batas cycle terpenuhi.
Ada perangkat yang menerapkan standar baru, sehingga akan memutus arus ketika penuh dan mulai langsung menggunakan arus untuk smartphone, sehingga arus listrik tak akan berpengaruh lagi.
Di sisi lain, ada juga perangkat yang bisa mengalihkan arus dari menggunakan baterai menjadi arus langsung dari listrik. Sedangkan baterai yang sudah penuh akan ' idle' , sampai kabel charger dicabut.
“Pada produk dengan teknologi agak lama, saat ditinggal tidur, ketika pengisian baterai sudah penuh, device akan menstop arus, kemudian menggunakan daya dari baterai.
Hanya saja, ketika daya baterai mulai berkurang karena tetap dipakai menangkap sinyal, update, idle dan lain-lain, setelah sekian persen, katakan 95% maka arus listrik diterima lagi untuk mengisi baterai sampai penuh kembali, dan kejadian ini akan terus berulang.
“Kebanyakan kita menggunakan baterai lithium-ion atau lithium-polymer. Baterai tipe ini walau tidak memiliki memori efek seperti baterai Ni-Cd jaman dulu, tetapi memiliki waktu siklus. Siklus ini ketika sudah dilampaui, misalnya 500 cycle atau 1.000 cycle ( setelah di cas 500 atau 1000 kali ), kemampuan baterai untuk menyimpan kapasitas maksimum akan menurun.
Siklus ini dipengaruhi seberapa sering kita mencolokkan charger. Misalnya kalau kita sehari men-charge sekali, diperkirakan setelah 1 tahun lebih baru batas cycle terpenuhi.
Jika ditinggal tidur maka dalam satu malam pengisian bisa jadi akan dilakukan beberapa kali. Ini akan memangkas jangka waktu siklus jadi lebih pendek.
Membiarkan ponsel di-charge semalaman mungkin tidak membahayakan. Tapi dengan tidak membiarkannya berlama-lama menempel dengan charger dan arus listrik, akan membuat siklus baterai lebih panjang.
Membiarkan ponsel di-charge semalaman mungkin tidak membahayakan. Tapi dengan tidak membiarkannya berlama-lama menempel dengan charger dan arus listrik, akan membuat siklus baterai lebih panjang.
Tuesday, July 1, 2014
Spesifikasi Samsung Galaxy S5 Sport
| GENERAL | 2G Network | GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 |
|---|---|---|
| 3G Network | HSDPA | |
| 4G Network | LTE | |
| SIM | Yes | |
| Announced | 2014, June | |
| Status | Available. Released 2014, June |
| BODY | Dimensions | 144 x 74 x 8.9 mm (5.67 x 2.91 x 0.35 in) |
|---|---|---|
| Weight | 158 g (5.57 oz) | |
| - IP67 certified - dust and water resistant up to 1 meter and 30 minutes |
| DISPLAY | Type | Super AMOLED capacitive touchscreen, 16M colors |
|---|---|---|
| Size | 1080 x 1920 pixels, 5.1 inches (~432 ppi pixel density) | |
| Multitouch | Yes | |
| Protection | Corning Gorilla Glass 3 | |
| - TouchWiz UI |
| SOUND | Alert types | Vibration; MP3, WAV ringtones |
|---|---|---|
| Loudspeaker | Yes | |
| 3.5mm jack | Yes |
| MEMORY | Card slot | microSD, up to 128 GB |
|---|---|---|
| Internal | 16 GB, 2 GB RAM |
| DATA | GPRS | Class 33 |
|---|---|---|
| EDGE | Class 33 | |
| Speed | HSDPA, 42 Mbps, HSUPA, 11 Mbps; LTE, Cat4, 50 Mbps UL, 150 Mbps DL | |
| WLAN | Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, DLNA, Wi-Fi hotspot | |
| Bluetooth | Yes, v4.0 with A2DP, EDR, LE | |
| NFC | Yes | |
| USB | Yes, microUSB v2.0, USB On-the-go, USB Host |
| CAMERA | Primary | 16 MP, 3456 x 4608 pixels, autofocus, LED flash |
|---|---|---|
| Features | Simultaneous HD video and image recording, geo-tagging, touch focus, face and smile detection, image stabilization, HDR, Aqua mode | |
| Video | Yes, 2160p@30fps, 1080p@30fps | |
| Secondary | Yes, 2 MP,1080p@30fps |
| FEATURES | OS | Android OS, v4.4.2 (KitKat) |
|---|---|---|
| Chipset | Qualcomm Snapdragon 801 | |
| CPU | Quad-core 2.5 GHz Krait 400 | |
| GPU | Adreno 330 | |
| Sensors | Accelerometer, gyro, proximity, compass, heart rate | |
| Messaging | SMS(threaded view), MMS, Email, Push Mail, IM, RSS | |
| Browser | HTML5 | |
| Radio | No | |
| GPS | Yes, with A-GPS support and GLONASS | |
| Java | Yes, via Java MIDP emulator | |
| Colors | Electric Blue, Cherry Red | |
| - Active noise cancellation with dedicated mic - SNS integration - MP4/DivX/XviD/WMV/H.264/H.263 player - MP3/WAV/eAAC+/AC3/FLAC player - Organizer - Image/video editor - Document viewer (Word, Excel, PowerPoint, PDF) - Google Search, Maps, Gmail, YouTube, Calendar, Google Talk, Picasa - Voice memo/dial/commands - Predictive text input (Swype) |
| BATTERY | Li-Ion 2800 mAh battery |
|---|
Subscribe to:
Posts (Atom)




